Pengenalan Hardware Komputer

Mengenal Perangkat Hardware Pada CPU


Hardware komputer merupakan perangkat keras komputer yang padadasarnya terdiri dari 4 media :
1. Media Input
Media Input adalah parangkat keras yang berfungsi untuk memasukan data ke computer agar data dapat dimengerti computer.
Ex: Key Board, Mouse, Scaner, Monitor (tootscreen), Joystic, dll.

2. Media Proses / Central Procesing Unit (CPU)
Media Proses adalah perangkat yang berbentuk chip yang berfungsi sebagai pengolah data. Pada CPU terdiri dari 2 bagian :
1 Arimatic Logic Unit (ALU)

ALU berfungsi untuk melakukan operasi – operasi aritmatika dan logika sesuai dengan perintah program.
2 Control Unit (CU)
CU berfungsi mengatur peralatan input dan output.

3. Media Penyimpanan
Media Penyimpanan berfungsi untuk menyimpan data yang telah kita olah maupun yang langsung kita input ke computer. Media ini terdiri dari :
- Media penyimpanan volatile
Media ini hanya bisa menyimpan data pada saat ada aliran listrik. Setelah aliran lisrik tidak ada maka data akan hilang.
Ex: RAM (Radom Akses Memori)
- Media penyimpanan nonvolatile
Media penyimpanan nonvolatile adalah media penyimpanan yang bisa menyimpan data walaupun tanpa arus listrik.
Ex: ROM (Read Only Memori), Harddisk, flopidisk.

4. Media Output
Media Output berfungsi untuk memberikan output/keluaran dari proses yang di jalankan computer.
Ex: Monitor, Speaker, Printer, dll.

Bagian – bagian Harware Komputer
A. Prosesor ( CPU )
Prosesor adalah pusat pengendali dari sebuah komputer. Ukuran dari suatu prosesor di notasikan dalam Mega Hertz (MHz) sampai dengan Giga Hertz (GHz) disebut dengan clock. Ukuran ini memperlihatkan kecepatan prosesor dalam mengolah data. Adapun merk- merk prosesor saat ini diantarnya : Intel, AMD, IBM, VIA, dan lain-lain. Diantara merk-merk ini yang banyak digunakan adalah Intel dan AMD.


- Intel
Merk Intel berkembang dari Celeron, Pentium 1-4, Pentium D, Dual Core, Core 2 Duo, Core 2 Quad, Core 2 Extrem, dan yang baru-baru ini sedang tahap rilis yaitu Nehalm. Nehalm adalah nama yang dikeluarkan dari intel saat ini, tidak menutup kemungkinan namanya bisa berubah saat prosesor ini di keluarkan sekitar 2009 yang akan datang.

- AMD
AMD juga mengeluakan prosesornya dari Duron, Atlhon 64, Atlhon 64 X2, Turion X2, Phenom X4 Quadcore.
Prosesor berkembang secara garis besar dapat dilihat dari kecepatan clocknya dan jenis prosesornya. Selain itu juga dapat dilihat dari fitur dan cache memorinya.
Cache memori adalah memori yang memiliki kecepatan tinggi yang di gunakan sebagai perantara antara Ram dan Prosesor. Chace memori umumnya menggunakan memori statik (SRAM).

B. Motherboard (MOBO)
Motherboard adalah papan PCB yang merupakan tempat komponen-komponen komputer terpasang. Bagian-bagian dalam MOBO di antaranya adalah sebagai berikut :


1 Soket Prosesor
Soket Prosesor adalah tempat dipasangnya prosesor. Ada banyak jenis nama dari Soket tergantung dari jumlah kaki dan prosesor yang dipasang. Dalam membeli Mobo sangat penting untuk memperhatikan jenis soket pada mobo yang akan kita beli. kalau sampai salah bisa jadi prosesor yang kita beli tidak bisa di pasang pada mobo tersebut.
Ex : Soket 478 -intel p4 ke bawah.
Soket 775 -intel p4 ke atas bahkan sampai Q2Extrem
Soket AM2 -AMD

2 Chipset
Chipset adalah kompunen utama selain chipset dan menjadi pertimbangaqn penting dalam membelii laptop. Chipset berisi sambungan pada seluruh mtherboard, kecuali prosesor dan memori, pada keseluruhan sistem. Cihpset merupakan inti dari mobo. Chipset yang digunakan sebuah mobo mempunyai efek yang sangat besar pada performa mobo tersebut. Chipset mengatur performa, batas limit prosesor dan kecepata, bus-bus pendukung dan kecepatanya, dan lain – lain. Jenis chipset dalam mobo terdiri dari 2 jenis :
a. Sourthbridge
chipset ini berfungsi menghubungkan dan mengendalikan bus IDE, PCI, keyboard, mouse, USB dan power management.
b. Northbridge
Chipset ini terletak di dekan soket prosesor dan fungsinya untuk menghbungkan dan mengendalikan prosesor dengan sistem memori dan sistem grafis.

Pada intel bisa dilihat beberapa chipset tebarunya berikut :
- Intel P35 express chipset [quatil ke-2 2007]
P35 mendukung teknollogi terbaru dual chanel memori DDR3 juga sekaligus DDR2 dan bisa mengoptimalkan bandwith yang ada dengan teknologi 1333Mhz. Serta dukungan terhadap bagi keluarga prosesor Intel Core 2 seperti Core 2 duo dan Core 2 quad proseosor.

- Intel X38 express chipset [quatil ke-3 2007]
Sama sepertrti P35 yang memberikan dukungan terhadap core 2 duo dan core 2 quad prosesor. Namun X38 juga memberikan dukungan bagi prosesor core Extrem. untuk yang keunggulan lainnya sama dengan P35. Yang membedakan pada 2 chipset ini adalah X38 memberiakan dukungan terhadap PCI express 2.0 (namun ternyata P35 juga mempunyai keunggulan tersebut tergantung dari vendor pembuat mobo itu sendiri untuk memberikan dukungan baik secara software atau hardware. Selain itu pada X38 juga ditambahkan kemampuan grafis dual PCI express 16x.

- Intel X48 express chipset [maret 2008]
Chipset ini baru di luncurkan bulan maret 2008. Sebetulnya belum banyak yang bisa diketahui dari keunggulan chipset ini. ada beberapa alasan intel mengeluarkan chipset ini diantaranya :
+ kemampuan overclock dari X38 dan P35 tidak jauh berbeda.
+ performa dari DDR3 pada X38 kurang optimal, dan kadang lebih baik dari DDR2 milik P35.

3 Bios
Bios (Basic Input Output System) berperan untuk membasa komponen-kompenen yang ada di dalam komputer. Pada saat komputer di hidupkan (bootiing) prosesor akan menjalankan BIOS. Secara umum BIOS pada komputer dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu BIOS motherboard adalah BIOS yang terdapat pada chip flash rom yang tertancap pada mobo dan Option RIM/Expansion ROM adalah BIOS yang terdapat pada add-on card VGA card, land card, dll.

4 Konektor Power
Koneksi yang digunakan untuk menghubungkan power supply ke mobo. ada yang jenis AT (20 pin) dan jenis ATX (24pin). Selain itu ada juga koneksi power 6 pin ke VGA untuk kelas high end dan koneksi power ke kipas yang sering kita temui.

5 Cmos
Chip NVRAM (Non Volatile RAM) yang di backup dayanya menggunakan baterai (baterai Cmos), fungsinya untuk menyimpan setting BIOS seperti tanggal, jam, dan setting – setting lainya yang kita set sebelumya di BIOS. Jadi kalau kita melepas baterai Cmos ini maka BIOS yang sudah kita setting akan kembali ke posisi defaultnya.

6 Slot VGA
Slot VGA adalah tempat VGA ditancapkan. Slot ini berpengaruh pada VGA add-on yang mau kita beli. ada beberapa tipe slot VGA misalnya :
- slot AGP (Accelarated Grapic Port)
- slot PCI express 1.0
- PCI express 2.0

7 Slot PCI
Biasanya slot ini berwarna putih. slot ini mendukung akses 32 bit. berfungsi untuk menambakan peripheral tambahan seperti sound card, TV tuner, modem, dan yang linya.

8 Slot IDE
Slot yang digunakan untuk menghubungkan periphrial IDE seperti CD, Hard disk pararel ATA ke Mobo. slot ini sudah di tinggalkan di Mobo -mobo keluaran baru dan sebagai gantinya adalah slot serial ATA. slot serial ATA lebih diplih karena selain lebih cepat transfer datanya ukuran kbelnya lebih ringkas dan harga peripherial SATA lebih murah dari pada PATA.

9 Port I/O
Saat ini mobo mempunyai port I/O yang build-in atau menyatu. sontoh dari port ini antara lain adalah port pararel, port serial, port mouse (PS2), port USB, port audio, port game/joystick dll.]

Tips memilih MOBO :
- Sesuaikan dulu dengan merk dan tipe slot prosesor yang kita beli.
- Perhatikan jenis Chipsetnya (semakin smakin bagus).
- Lihat FSB maksimalnya. Biasanya untuk intel : 800 – 1333 Mhz, AMD : 2000 Mhz.
- Kelengkapan dari slot – slotnya dan memiliki desgn layout yang tidak terlalu sempit dan semrawut.
- Pilih Mobo yang solid kapasitor (kapasitor berwarna perak tanpa ada penbungkus plstik) karena lebih tahan terhadap suhu tinggi dan mampu meredam riple (fluktuasi arus dantegangan listrik).

C. Random Aces Memory (RAM)
Seperti yang kita bahas sebelumnya RAM adalah media penyimpanan yang bersifat volatile (hanya bisa menyimpan data jika mendapat aliran listrik). Kapasitas penyimpanan RAM dinyatakan dalam satuan Megabyte. RAM bekerja dengan listrik berupa chip bukan dengan motor sehingga kerjanya pun lebih cepat. Adapun beberapa jenis RAM antara lain :


- SDR : RAM yang berbentuk DIMM (Dual Inline Memory Module), modul RAM yang memiliki chip RAM pada kedua sisi papanya. Memiliki jumlah kaki sebnyak 168 pin dan digunakan pada PC lama.
- DDR : Jenis RAM yang yang jarang digunakan lagi. Memiliki jumlah pin 184 buah dan lebih cepat dari SDR.

D. Hard Disk (HD)


Hard Disk merupakan media penyimpanan data yang bersifat nonvolatile. Hard Disk mempunyai piringan metal yang dapat menyimpan data berupa titik-titik magnet. Hard disk yang umum di jual sekarang ini berkapasitas 80 GB ke atas. Ada beberapa jenis HD seperti PATA, SCSI, SATA. Yang sering digunakan adalah SATA dan PATA yang agak ditiggalkan.

E. Virtual Grapic Adapter (VGA)


VGA adalah piranti penghubung antara komputer dan monitor. Dilihat dari fisiknya VGA terdiri dari jenis add-on (VGA yang ditancapkan di slot VGA) dan jenis build-in (VGA yang sudah menyatu dengan mobo). VGA juga mempunyai prosesing unit layaknya CPU yang di sebut Grapic Prosesing Unit (GPU) dan memori seperti ram.

F. Removable Disk

G. Cassing dan Power Supply Unit


- Casing berfungsi untuk menghambat debu, air, hewan kecil yang berpotensi merusak komponen-komponen komputer yang terdapat dalam casing dan menjaga suhu dalam casing dengan memasukan udara dari luar untuk mengganti udara panas dalam casing. Pemilihan casing sangat penting untuk komputer yang selalu hidup seperti komputer server.
- PSU (power supply unit) merupakan piranti yang mempunyai peran yang sangat penting dan biasanya diukur dalam satuan watt. Namun hal ini sering dilupakan ketika membeli sebuah komputer. PSU berfungsi untuk memasok listrik ke hampir semua komponen komputer agar bisa bekerja sebagaimana mestinya dan menjaga kestabilan komputer. Berdasarkan jumlah pin ada yang 20 pin dan 24 pin. Mobo keluaran baru bisanya 24 pin unutk koneksi powernya. Tapi dengan 20 pin pun seharusnya bisa berjalan. Karena 4 pin tambahan ditujukan untuk mensupply slot PCI express. Berdasarkan railnya ada yang multi rail dan single rail (Rail adalah sistem pengantaran tenaga). Dan ada yang truepower dan non true power. Sebaiknya dalam pembelian komputer 15 % dari budget dialokasikan untuk membeli PSU. Anda tidak mau komponen komputer anda gosongkan?

- Tips membeli PSU:
- Jangan tertipu dengan label. Saat ini banyak merk – merk PSU yang menuliskan daya yang dibesar - besarkan. yang dalam pengukurannya pada saat belum full load. Dan disaat full load suhu PSU akan naik sekitar 15 c yang akan menurunkan daya maksimalnya hingga 33%-50% dari daya yang di tuliskan di label. Carilah PSU yang true power (tidak melebih – lebihkan dayanya tapi justru menurunkan dengan menuliskan di label PSU yang lebih rendah ratingnya dan biasanya daya yang di hasilkan lebih stabil).
- Pilih PSU yang sudah mempunyai sertifikasi 80 plus. Suatu pengujian produk PSU yang mempunyai efektifitas di atas 80 %. Jadi PSU ini akan membuang daya untuk panas maksimal hanya 20 %. Tentunya ini akan membuat PSU tidak cepat panas, tidak boros listrik, dan tidak bising karena tidak memerlukan kipas yang terlalu besar.
- Lihat kelengkapan dari konektor – konektornya. semakin lengkap semakin bagus karena jika kita menambah peripherial baru yang memerlukan konektor dari Psu, kita tidak perlu mengganti PSU.
- Jika anda menginginkan tampilan yang tidak semrawut, silahkan pilih PSU yang mempunyai jenis konektor modular kabel.

sumber :http://rombengkomputer.blogspot.com/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perhitungan perkalian, penjumlahan, pembagian dalam Bahasa C++

/Tugas UAS Praktek Algoritma dan Struktur Data

/ widodo 011101503125113

 #include <iostream>
using namespace std;
void menu () {
cout<<"SILAHKAN MEMILIH OPERATOR YANG ANDA INGINKAN ?\n";   
 cout<<"[1]. PENJUMLAHAN\n";
 cout<<"[2]. PENGURANGAN\n";
 cout<<"[3]. PERKALIAN\n";
 cout<<"[4]. PEMBAGIAN\n";
}


float penjumlahan(float a, float b) {
    return a + b;   
}
float pengurangan(float a, float b) {
    return a - b;
}
float perkalian(float a, float b) {
    return a * b;
}
float pembagian(float a, float b) {
    return a / b;
}
void pilih () {
    int pilihan;
    float a, b;
   
    cout<<"\nMasukkan pilihan anda : "; cin>>pilihan;
    cout<<"Masukkan angka pertama : "; cin>>a;
    cout<<"Masukkan angka kedua : "; cin>>b;
    cout<<"---------------------------------------------\n";
    switch(pilihan) {
        case 1:
            cout<<"Hasilnya penjumlahan "<<a <<" dengan "<<b <<" adalah " <<penjumlahan(a, b);
            break;
        case 2:
            cout<<"Hasilnya penjumlahan "<<a <<" dengan "<<b <<" adalah " <<pengurangan(a, b);
            break;
        case 3:
            cout<<"Hasilnya penjumlahan "<<a <<" dengan "<<b <<" adalah " <<perkalian(a, b);
            break;
        case 4 :
            cout<<"Hasilnya penjumlahan "<<a <<" dengan "<<b <<" adalah " <<pembagian(a, b);
            break;
        default :
            cout<<"pilihan tidak benar";
            break;
    }
}

int main() {
    menu();
    pilih();
    cin.ignore();
    cin.get();
}






Hasil Yang di Tampilkan dalm kodingan diatas







  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

CONTOH PEMOGRAMAN C++ MENGUNAKAN DO-WHILE

salam sejahtera teman** kali ini saya mau membahas tentang algoritma pemrograman C++ dengan menggunakan do-while (perulangan.

dibawah ini saya coba membuat program perulangan bilangan genap dengan menggunakan do-while.

 //Program Sederhana Dengan Perintah Do While Bilangan genap
//include sebagai library dan ini sangat wajib di perlukan di koding , koding tidak akan berjalan tanpa "#include<>" dan di atas saya mengunakan
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
main()  //merupakan awal mula dari blok program utama
{ //tanda  {  dan  }  sebagai  punctuator  yang  awal  blok  program  hingga  akhir  blok program
int nilai=0;
clrscr(); //perintah untuk membersihkan layar dan Prototype fungsi terdapat di file judul conio.h
do
      {
             cout<<nilai<<" "; //cout merupakan perintah keluaran pada C++
             nilai+=2;
      }
while   //while syarat perulangan akan berjalan terus jika tidak ada batasan lebih dari sama dengan 20
(nilai<=20);
getch();
}

 * dan dibawah ini merupakan hasil running dari sebuag codingan di atas.

 Dari pembahasan diatas ini semoga bemanfaat bagi teman** yang sedang melakukan praktek atau pembahasan tentang perulangan menggunakan do-while.
terimakasih....






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Fungsi - Fungsi dalam Bahasa Pemrograman C++

Apa C dan C++ ??
 C++ adalah bahasa pemrograman komputer, C++ dikembangkan di Bell Labs (Bjarne Stroustrup) pada awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu BCL, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix, Pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) Bahasa pemrograman C menjadi versi dominan, Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded, Bjarne Stroustrup pada Bell labs pertama kali mengembangkan C++ pada awal 1980-an, Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding). Pada C++ ditambahkan konsep-konsep baru seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan overloading. Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).
 Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa tersebut menggunakan sintaks yang sama tetapi mereka memiliki perbedaan, C merupakan bahasa pemrograman prosedural, dimana penyelesaian suatu masalah dilakukan dengan membagi-bagi masalah tersebut kedalam su-submasalah yang lebih kecil, Selain itu, C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.
 Setiap program C++ mempunyai bentuk umum seperti di bawah ini, yaitu diantaranya :
1.    Include
 Merupakan salah satu pengarah Prepocessor Directive yang tersedia pada C++. Prepocessor selalu dijalankan terlebih dahulu pada saat proses kompilasi terjadi.
Bentuk umumnya:

# include <nama file>
  
Baris tesebut mengintruksikan kepada kompiler yang menyisipkan file lain dalam hal ini file yang berakhiran .h (file header) yaitu file yang berisi sebagai deklarasi. Contonya: #include <iostream.h>, #include<conio.h>, #include <stdio.h>
2.    Fungsi main ()
 Fungsi ini menjadi awal dan akhir eksekusi program C++. main adalah nama judul fungsi. Kesmpulannya bahwa batang tubuh program utama berada di dalam fungsi main ( ).
     3.    Komentar
 Komentar tidak pernah dicompile oleh compiler. Dalam C++ ada 2 jenis komentar, yaitu:
 Jenis 1: /* Komentar anda di letakkan di dalam ini bisa mengapit lebih dari satu baris */
 Jenis 2: / Komentar anda di letakkan di sini (hanya bisa perbasis)
    4.    Tanda Semilicon
 Tandasemilic on “ ” digunakan untuk mengakhiri sebuah pernyataan. Setiap pernyataan harus diakhiri dengan sebuah tanda semilicon
1.       #include <file-header> merupakan preprocessor pada C++ untuk pemanggilan file header  yang  memuat  beberapa  perintah-perintah  dari  C++  (contoh,  apabila  ingin menggunakan perintah cout maka harus menggunakan file header iostream.h)
2.       main() merupakan awal mula dari blok program utama
3.       tanda  {  dan  }  sebagai  punctuator  yang  awal  blok  program  hingga  akhir  blok program
4.       cout merupakan perintah keluaran pada C++
5.       getch();   apabila   ditempatkan   sebelum   funtuator   },   maka   berfungsi   sebagai penahan dari tampilan hasil
File Header
 (#include) adalah salah satu jenis dari preprocessor directive yg kegunaannya adalah untuk menyisipkan file-file header (contoh:iostream.h) ke dalam program.
Pada contoh diatas iostream.h,conio.h,stdio.h disebut file header. File header tersebut diperlukan agar perintah cout atau cin bisa dijalankan. Apabila file heder tersebut dihapus maka akan terjadi error. File Header adalah kumpulan variable, fungsi, konstanta, yang tersimpan dalam file berekstensi.h (contoh:iostream,conio,stdio,iomanip,dll)
 Masing-masing file header mempunyai anak (fungsi), contoh:
 1.       iostream = cout,cin
 2.       stdio = scanf,printf,gets,puts,
 3.       conio = getch,clrscr,endl
 * Masih banyak jenis2 file header yang lain. File-file Header dapat anda lihat di folder instalan C++ yang otomatis ada, jika anda menginstal program c++ di komputer anda.
Fungsi main()
 Bagian main() di atas merupakan sebuah fungsi yang merupakan dasar penyusunan blok program dalam C++. Sebuah program C++ minimal harus memiliki satu fungsi main(). Tulisan main() merupakan nama fungsi, sedangkan bagian yang diapit dengan { } disebut blok (tubuh fungsi). Dalam hal ini { merupakan tanda awal blok dan } adalah tanda akhir blok.
 Statement (Pernyataan)
 Pernyataan merupakan bagian program yang berupa instruksi kepada computer untuk melakukan sesuatu. Menampilkan tulisan dilayar, menghitung operasi aritmatika, membaca inputan dan lain sebagainya. Setiap pernyataan harus diakhir dengan tanda titik koma “;”.
 Komentar
Komentar merupakan bagian program yang tidak ikut dieksekusi oleh program. Bagian ini berfungsi sebagai keterangan atas program yang telah ditulis, komentar sangat penting karena dapat mempermudah pembaca program dalam memahami program yang dibacanya. Pada C++ suatu komentar diawali dengan dua garis miring ( // ).Selain menggunakan //, komentar pada C++ juga dapat ditulis dengan ( /* komentar */ ) untuk lebih dari satu baris.
 contoh:
 main()  // main adalah fungsi utama
 main() /* main adalah fungsi utama yang
                mengawali sebuah listing program*/
 Apa itu model memori dan tipe data pada C++ ???
 Sebelum membuat suatu listing program, ada baiknya kita lebih dulu mengenal model memori dan tipe data yang akan digunakan. model memori dan tipe data ini berhubungan dengan pemakaian memori komputer pada saat program yang kita buat sedang berjalan, jika program yang dibuat masih standar mungkin tidak akan terasa berbeda, namun bagaimana jika program yang kita buat adalah program yang kompleks? Oleh karena itu kita harus menentukan dengan tepat tipe data apa yang dipakai untuk menampung data sementara pada memori komputer. Borland C++ mempunyai enam model memori untuk program dan data, diantaranya :
 Model-model memori tersebut adalah:
 1.       Model Tiny
 Model memori yang menyediakan jumlah memori untuk program dan data tidak lebih dari 64 Kb
 2.       Model Small
 Model memori yang menyediakan jumlah memori untuk masing-masing program dan data tidak lebih dari 64 Kb.
     3.  Model Medium
 Model memori yang menyediakan jumlah memori untuk program tidak lebih dari 64 Kb dan data tidak lebih dari 64 K.
    4.       Model Compact
 Model  memori  yang  menyediakan  jumlah  memori  untuk  program  lebih  dari  64 Kb dan data tidak lebih dari 64 K.
    5.       Model Large
 Model memori yang menyediakan jumlah memori untuk program dan data lebih dari 64 K.
     6.      Model Huge
 Model  memori  yang  menyediakan  jumlah  memori  untuk  menyimpan  satu  jenis data.
 Penggunaan memori tidak terlepas dari tipe data yang dipakai oleh programer. Borland C++ memiliki 7 tipe data dasar, yaitu :
 1.       Char, ukuran memori 1 Byte, Jangkauan Nilai -128 s.d 127
2.       Int, ukuran memori 2Byte, Jangkauan Nilai -32768 s.d 32767
3.       Short, ukuran memori 2 Byte, Jangkauan Nilai -32768 s.d 32767
4.       Long, ukuran memori 4 Byte, Jangkauan Nilai -2147435648 s.d 2147435547
5.       Float, ukuran memori 4 Byte, Jangkauan Nilai 3.4×10-38 s.d 3.4×10+38
6.       Double, ukuran memori 8 Byte, Jangkauan Nilai 1.7×10-308 s.d 1.7×10+308
7.       Long Double, ukuran memori 10 Byte, Jangkauan Nilai 3.4×10-4932 s.d 1.1×10+4932
Tipe Data Tambahan yang dimiliki oleh Borland C++, adalah Unsigned, digunakan bila data yang digunakan hanya data yang positif saja. Yaitu :
·         Unsigned Integer, ukuran memori 2 Byte, Jangkauan Nilai 0-65535
·         Unsigned Character, ukuran memori 1 Byte, Jangkauan Nilai 0-255
·         Unsigned Long Integer, ukuran memori 4 Byte, Jangkauan Nilai 0-4294967295

Konstanta
Konstanta adalah suatu nilai yang sifatnya tetap. Secara garis besar konstanta dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
·         Konstanta Bilangan
·         Konstanta Teks
A.      Konstanta Bilangan
Dalam hal ini konstanta bilangan dibagi menjadi tiga kelompok, antara lain:
 1.       Konstanta Bilangan Bulat (Integer).
 Adalah  bilangan  yang tidak  mengandung nilai  desimal.  Ini  merupakan nilai default pada konstanta bilangan.
 Contoh : 1, 2, 3, 100
 2.       Konstanta Desimal Berpresisi Tunggal ( Floating Point ) Konstanta Floating Point, mempunyai bentuk penulisan, yaitu :
 ·         Bentuk Desimal ( contoh : 5.57 )
 ·         Bentuk Eksponensial / Bilangan Berpangkat ( contoh : 4.22e3 ‰ 4.22 x 103  )s
 3.       Konstanta Desimal Berpresisi Ganda ( Double Precision )
 Konstanta Double Precision, pada prinsipnya sama seperti Konstanta Floating Point,  tetapi  Konstanta  Double  Precision  mempunyai  daya  tampung  data lebih besar.

FUNGSI INPUT/OUTPUT
 Fungsi Input
1.    Input Tanpa Format
 a.       Memasukkan Nilai Karakter
 Fungsi yang digunakan :
 getche( )      : memasukkan karakter tanpa penekanan Enter
 getchar( )    : memasukkan karakter dengan penekanan Enter
 getch( )        : memasukkan karakter dengan penekanan enter tanpa menampilkan di layar monitor.
                 Contoh ;
                 #include <stdio.h>
      #include<conio.h>
      main()
      {
            char C;
            printf(“Masukan karakter : “); C = getche();
            printf(“\nKarakter yang dimasukkan adalah : %c, C);
     }
                 Out :      Masukkan karakter : a
                                Karakter yang dimasukkan adalah : a
 b.      Memasukkan String
 Fungsi yang digunakan adalah fungsi gets( ). Fungsi ini menggunakan argument variabel string untuk menerima data.
 Contoh :
 #include <stdio.h>
      #include <conio.h>
      main()
      {
            char S[50];
            printf(“Masukan String : “); C = gets(S);
            printf(“String yang dimasukkan adalah : %s,S);
      }
 Out :      Masukkan String : Saya

                String yang dimasukkan adalah : Saya
 2.    Input Data Terformat
 Fungsi yang digunakan adalah scanf( ).
 Kode-kode format untuk scanf

Kode Format
Kegunaan
%c
%d
%i
%h
%e
%f
%g
%s
%o
%x
Membaca sebuah karakter
Membaca sebuah nilai integer decimal
Membaca sebuah nilai integer decimal
Membaca sebuah nilai short integer decimal
Membaca sebuah dta pecahan
Membaca sebuah data pecahan
Membaca sebuah data pecahan
Membaca sebuah data string
Membaca sebuah nilai octal
Membaca sebuah nilai hexadesimal
 Contoh input string :
#include”stdio.h”
 main( )
 {    char S[80];
     printf(“Masukkan string : “); scanf(“%[^\n]”,S);
      printf(“Nilai String adalah : %s \n”, S) ;
 }
 Out :      Masukkan string : saya suka kamu
                 Nilai string adalah : saya suka kamu

Ket :       %[^\n] digunakan menggantikan %s agar semua karakter termasuk spasi akan dibaca sampai ditemui penekan tombol enter, karena %s tidak akan membaca spasi atau tab. Untuk input string tidak perlu menggunakan operator pointer ‘&’, karena pengenal ini sudah berbentuk suatu pointer.
 Contoh input numeric
 #include <stdio.h>
 main ( )
 {     float F;
       int I;
       char C;
       scanf(“%4f  %4d  %c”,&F,&I,&C);
       printf(“Nilai yang diinput : %5.2f  %i dan %c \n”,F,I,C);
 }
 Out :      Jika nilai yang diinput   12.345678 a
                 Nilai yang diinput : 12.30 4567 dan 8
 note :    Pemisah nilai-nilai data yang dimasukkan tergantung dari pemisah kode format yang digunakan. Jika antara kode format digunakan pemisah spasi atau tanpa pemisah maka nilai data yang dimasukkan harus dipisahkan dengan whitespace character(blank, tabulasi atau enter).
 Fungsi Output
 1.    Output Tanpa Format
 Fungsi yang digunakan adalah :
 Putch()         : untuk menampiulkan karakter
 Putchar()     : untuk menampilkan nilai karakter.
 Puts()            : untuk menampilkan string.
 Contoh :
         Char C, S[10] = “ini string”;
         C = ‘A’;
         Putchar(C); Puts(S);

Output : A ini string
 2.    Output dengan format
 Fungsi yang digunakan adalah printf( )
 Kode-kode format untuk printf
 Kode Format
Kegunaan
%c
%s
%d
%i
%u
%e
%f
%g
%o
%x
%p
Menampilkan sebuah karakter
Menampilkan nilai string
Menampilkan nilai integer decimal
Menampilkan nilai integer decimal
Menampilkan nilai integer decimal tak bertanda
Menampilkan nilai pecahan dalam notasi saintific
Menampilkan nilai pecahan
Pengganti %f atau %e tergantung yg terpendek
Menampilkan sebuah nilai octal
Menampilkan nilai hexadecimal
Menampilkan suatu alamat memory untuk pointer
 Mencetak karakter atau string
 Format penampilan :
 %-Nc             :  menampilkan 1 karakter dengan lebar N karakter rata kiri..
 %s                  :   menampilkan semua karakter di nilai string rata kiri.
 %Ns               : menampilkan semua karakter rata kanan dengan lebar minimum N posisi.
 %-Ns             :   menampilkan semua karakter rata kiri dengan lebar min N posisi.
 %N.Ms         : menampilkan rata kanan hanya M buah karakter pertama saja dengan lebar N posisi.

%-N.Ms        : menampilkan rata kiri hanya M buah karakter pertama saja dengan lebar N posisi.
 %.Ms             : menampilkan sejumlah M karakter pertama rata kiri..
 Menampilkan Nilai decimal Integer
 Kombinasi kode format untuk integer :
 %ld, %li : long int
 %hi                         : short int
 %hu                       : unsigned short int
     %lu                         : unsigned long int
 Format penampilan :
 %i           : menampilkan semua digit rata kiri.
 %Ni        : menampilkan semua digit rata kanan dengan lebar minimum N posisi.
 %-Ni      : menampilkan semua digit rata kiri dengan lebar min N posisi.
 %0Ni      : menampilkan rata kanan dengan lebar N digit, blank diisi dengan nol.
 %+Ni     : menampilkan tanda positip pada numeric positip.
 Menampilkan nilai pecahan
 Kombinasi Kode format :
 %lf atat %le atau %lg              : double
 %Lf , %Le atau %Lg                  : long double
 Format penampilan :
 %f                                   :   menampilkan semua digit rata kiri.
%Nf atau % -Nf         : menampilkan semua digit rata kanan atau rata kiri dengan lebar minimum N digit.
 %N.Mf              :   menampilkan semua digit rata kanan dengan lebar min N digit dengan M digit nilai di belakang koma..
 %0Nf                 : menampilkan rata kanan dengan lebar minimum N digit, blank diisi dengan nol.
 %N.0f                :   menampilkan semua digit rata kanan dengan lebar min N digit tanpa pecahan.
 %.Mf                 : menampilkan nilai dengan M digit dibelakang desimal rata kiri.

#                         :   mencegah pembuangan angka-angka nol di belakang titik decimal.
 ¨       Menampilkan Nilai Hexadesimal dan Oktal
 %#x                   :   menampilkan nilai hexa dengan tampilan diawali 0x
 %#o                   :   menampilkan nilai octal         dengan tampilan diawali 0
 ¨       clrscr()              : perintah untuk membersihkan layar dan Prototype fungsi terdapat di file judul conio.h
 ¨       gotoxy(kol,bar) : mengatur posisi kursor pada kolom dan baris yang dituju.
 v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
1024×768
Normal
0
false
false
false
false
EN-US
X-NONE
X-NONE
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;}
Apa C dan C++ ??
C++ adalah bahasa pemrograman komputer, C++ dikembangkan di Bell Labs (Bjarne Stroustrup) pada awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu BCL, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix, Pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) Bahasa pemrograman C menjadi versi dominan, Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded, Bjarne Stroustrup pada Bell labs pertama kali mengembangkan C++ pada awal 1980-an, Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding). Pada C++ ditambahkan konsep-konsep baru seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan overloading. Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).
Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa tersebut menggunakan sintaks yang sama tetapi mereka memiliki perbedaan, C merupakan bahasa pemrograman prosedural, dimana penyelesaian suatu masalah dilakukan dengan membagi-bagi masalah tersebut kedalam su-submasalah yang lebih kecil, Selain itu, C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.
Bentuk Umum :

 1.       #include <file-header> merupakan preprocessor pada C++ untuk pemanggilan file header  yang  memuat  beberapa  perintah-perintah  dari  C++  (contoh,  apabila  ingin menggunakan perintah cout maka harus menggunakan file header iostream.h)
2.       main() merupakan awal mula dari blok program utama
3.       tanda  {  dan  }  sebagai  punctuator  yang  awal  blok  program  hingga  akhir  blok program
4.       cout merupakan perintah keluaran pada C++
5.       getch();   apabila   ditempatkan   sebelum   funtuator   },   maka   berfungsi   sebagai penahan dari tampilan hasil
File Header
 (#include) adalah salah satu jenis dari preprocessor directive yg kegunaannya adalah untuk menyisipkan file-file header (contoh:iostream.h) ke dalam program.
Pada contoh diatas iostream.h,conio.h,stdio.h disebut file header. File header tersebut diperlukan agar perintah cout atau cin bisa dijalankan. Apabila file heder tersebut dihapus maka akan terjadi error. File Header adalah kumpulan variable, fungsi, konstanta, yang tersimpan dalam file berekstensi.h (contoh:iostream,conio,stdio,iomanip,dll)
Masing-masing file header mempunyai anak (fungsi), contoh:
1.       iostream = cout,cin
2.       stdio = scanf,printf,gets,puts,
3.       conio = getch,clrscr,endl
* Masih banyak jenis2 file header yang lain. File-file Header dapat anda lihat di folder instalan C++ yang otomatis ada, jika anda menginstal program c++ di komputer anda.
Fungsi main()
Bagian main() di atas merupakan sebuah fungsi yang merupakan dasar penyusunan blok program dalam C++. Sebuah program C++ minimal harus memiliki satu fungsi main(). Tulisan main() merupakan nama fungsi, sedangkan bagian yang diapit dengan { } disebut blok (tubuh fungsi). Dalam hal ini { merupakan tanda awal blok dan } adalah tanda akhir blok.
Statement (Pernyataan)
Pernyataan merupakan bagian program yang berupa instruksi kepada computer untuk melakukan sesuatu. Menampilkan tulisan dilayar, menghitung operasi aritmatika, membaca inputan dan lain sebagainya. Setiap pernyataan harus diakhir dengan tanda titik koma “;”.
Komentar
Komentar merupakan bagian program yang tidak ikut dieksekusi oleh program. Bagian ini berfungsi sebagai keterangan atas program yang telah ditulis, komentar sangat penting karena dapat mempermudah pembaca program dalam memahami program yang dibacanya. Pada C++ suatu komentar diawali dengan dua garis miring ( // ).Selain menggunakan //, komentar pada C++ juga dapat ditulis dengan ( /* komentar */ ) untuk lebih dari satu baris.
contoh:
main()  // main adalah fungsi utama
main() /* main adalah fungsi utama yang
               mengawali sebuah listing program*/
Apa itu model memori dan tipe data pada C++ ???
Sebelum membuat suatu listing program, ada baiknya kita lebih dulu mengenal model memori dan tipe data yang akan digunakan. model memori dan tipe data ini berhubungan dengan pemakaian memori komputer pada saat program yang kita buat sedang berjalan, jika program yang dibuat masih standar mungkin tidak akan terasa berbeda, namun bagaimana jika program yang kita buat adalah program yang kompleks? Oleh karena itu kita harus menentukan dengan tepat tipe data apa yang dipakai untuk menampung data sementara pada memori komputer. Borland C++ mempunyai enam model memori untuk program dan data, diantaranya :
Model-model memori tersebut adalah:
1.       Model Tiny
Model memori yang menyediakan jumlah memori untuk program dan data tidak lebih dari 64 Kb
1.       Model Small
Model memori yang menyediakan jumlah memori untuk masing-masing program dan data tidak lebih dari 64 Kb.
2.       Model Medium
Model memori yang menyediakan jumlah memori untuk program tidak lebih dari 64 Kb dan data tidak lebih dari 64 K.
3.       Model Compact
Model  memori  yang  menyediakan  jumlah  memori  untuk  program  lebih  dari  64 Kb dan data tidak lebih dari 64 K.
4.       Model Large
Model memori yang menyediakan jumlah memori untuk program dan data lebih dari 64 K.
5.      Model Huge
Model  memori  yang  menyediakan  jumlah  memori  untuk  menyimpan  satu  jenis data.
Penggunaan memori tidak terlepas dari tipe data yang dipakai oleh programer. Borland C++ memiliki 7 tipe data dasar, yaitu :
1.       Char, ukuran memori 1 Byte, Jangkauan Nilai -128 s.d 127
2.       Int, ukuran memori 2Byte, Jangkauan Nilai -32768 s.d 32767
3.       Short, ukuran memori 2 Byte, Jangkauan Nilai -32768 s.d 32767
4.       Long, ukuran memori 4 Byte, Jangkauan Nilai -2147435648 s.d 2147435547
5.       Float, ukuran memori 4 Byte, Jangkauan Nilai 3.4×10-38 s.d 3.4×10+38
6.       Double, ukuran memori 8 Byte, Jangkauan Nilai 1.7×10-308 s.d 1.7×10+308
7.       Long Double, ukuran memori 10 Byte, Jangkauan Nilai 3.4×10-4932 s.d 1.1×10+4932
Tipe Data Tambahan yang dimiliki oleh Borland C++, adalah Unsigned, digunakan bila data yang digunakan hanya data yang positif saja. Yaitu :
·         Unsigned Integer, ukuran memori 2 Byte, Jangkauan Nilai 0-65535
·         Unsigned Character, ukuran memori 1 Byte, Jangkauan Nilai 0-255
·         Unsigned Long Integer, ukuran memori 4 Byte, Jangkauan Nilai 0-4294967295
Konstanta
Konstanta adalah suatu nilai yang sifatnya tetap. Secara garis besar konstanta dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
·         Konstanta Bilangan
·         Konstanta Teks
A.      Konstanta Bilangan
Dalam hal ini konstanta bilangan dibagi menjadi tiga kelompok, antara lain:
1.       Konstanta Bilangan Bulat (Integer).
Adalah  bilangan  yang tidak  mengandung nilai  desimal.  Ini  merupakan nilai default pada konstanta bilangan.
Contoh : 1, 2, 3, 100
2.       Konstanta Desimal Berpresisi Tunggal ( Floating Point ) Konstanta Floating Point, mempunyai bentuk penulisan, yaitu :
·         Bentuk Desimal ( contoh : 5.57 )
·         Bentuk Eksponensial / Bilangan Berpangkat ( contoh : 4.22e3 ‰ 4.22 x 103  )s
3.       Konstanta Desimal Berpresisi Ganda ( Double Precision )
Konstanta Double Precision, pada prinsipnya sama seperti Konstanta Floating Point,  tetapi  Konstanta  Double  Precision  mempunyai  daya  tampung  data lebih besar.

FUNGSI INPUT/OUTPUT
Fungsi Input
1.    Input Tanpa Format
a.       Memasukkan Nilai Karakter
Fungsi yang digunakan :
getche( )      : memasukkan karakter tanpa penekanan Enter
getchar( )    : memasukkan karakter dengan penekanan Enter
getch( )        : memasukkan karakter dengan penekanan enter tanpa menampilkan di layar monitor.
                Contoh ;
                #include <stdio.h>
     #include<conio.h>
     main()
     {
           char C;
           printf(“Masukan karakter : “); C = getche();
           printf(“\nKarakter yang dimasukkan adalah : %c, C);
     }
                Out :      Masukkan karakter : a
                                Karakter yang dimasukkan adalah : a
b.      Memasukkan String
Fungsi yang digunakan adalah fungsi gets( ). Fungsi ini menggunakan argument variabel string untuk menerima data.
Contoh :
#include <stdio.h>
     #include <conio.h>
     main()
     {
           char S[50];
           printf(“Masukan String : “); C = gets(S);
           printf(“String yang dimasukkan adalah : %s,S);
     }
Out :      Masukkan String : Saya
                String yang dimasukkan adalah : Saya
2.    Input Data Terformat
Fungsi yang digunakan adalah scanf( ).
Kode-kode format untuk scanf
Kode Format
Kegunaan
%c
%d
%i
%h
%e
%f
%g
%s
%o
%x
Membaca sebuah karakter
Membaca sebuah nilai integer decimal
Membaca sebuah nilai integer decimal
Membaca sebuah nilai short integer decimal
Membaca sebuah dta pecahan
Membaca sebuah data pecahan
Membaca sebuah data pecahan
Membaca sebuah data string
Membaca sebuah nilai octal
Membaca sebuah nilai hexadesimal
Contoh input string :
#include”stdio.h”
main( )
{    char S[80];
     printf(“Masukkan string : “); scanf(“%[^\n]”,S);
     printf(“Nilai String adalah : %s \n”, S) ;
}
Out :      Masukkan string : saya suka kamu
                Nilai string adalah : saya suka kamu
Ket :       %[^\n] digunakan menggantikan %s agar semua karakter termasuk spasi akan dibaca sampai ditemui penekan tombol enter, karena %s tidak akan membaca spasi atau tab. Untuk input string tidak perlu menggunakan operator pointer ‘&’, karena pengenal ini sudah berbentuk suatu pointer.
Contoh input numeric
#include <stdio.h>
main ( )
{     float F;
      int I;
      char C;
      scanf(“%4f  %4d  %c”,&F,&I,&C);
      printf(“Nilai yang diinput : %5.2f  %i dan %c \n”,F,I,C);
}
Out :      Jika nilai yang diinput   12.345678 a
                Nilai yang diinput : 12.30 4567 dan 8
note :    Pemisah nilai-nilai data yang dimasukkan tergantung dari pemisah kode format yang digunakan. Jika antara kode format digunakan pemisah spasi atau tanpa pemisah maka nilai data yang dimasukkan harus dipisahkan dengan whitespace character(blank, tabulasi atau enter).
Fungsi Output
1.    Output Tanpa Format
Fungsi yang digunakan adalah :
Putch()         : untuk menampiulkan karakter
Putchar()     : untuk menampilkan nilai karakter.
Puts()            : untuk menampilkan string.
Contoh :
        Char C, S[10] = “ini string”;
        C = ‘A’;
        Putchar(C); Puts(S);
Output : A ini string
2.    Output dengan format
Fungsi yang digunakan adalah printf( )
Kode-kode format untuk printf
Kode Format
Kegunaan
%c
%s
%d
%i
%u
%e
%f
%g
%o
%x
%p
Menampilkan sebuah karakter
Menampilkan nilai string
Menampilkan nilai integer decimal
Menampilkan nilai integer decimal
Menampilkan nilai integer decimal tak bertanda
Menampilkan nilai pecahan dalam notasi saintific
Menampilkan nilai pecahan
Pengganti %f atau %e tergantung yg terpendek
Menampilkan sebuah nilai octal
Menampilkan nilai hexadecimal
Menampilkan suatu alamat memory untuk pointer
Mencetak karakter atau string
Format penampilan :
%-Nc             :  menampilkan 1 karakter dengan lebar N karakter rata kiri..
%s                  :   menampilkan semua karakter di nilai string rata kiri.
%Ns               : menampilkan semua karakter rata kanan dengan lebar minimum N posisi.
%-Ns             :   menampilkan semua karakter rata kiri dengan lebar min N posisi.
%N.Ms         : menampilkan rata kanan hanya M buah karakter pertama saja dengan lebar N posisi.
%-N.Ms        : menampilkan rata kiri hanya M buah karakter pertama saja dengan lebar N posisi.
%.Ms             : menampilkan sejumlah M karakter pertama rata kiri..
Menampilkan Nilai decimal Integer
Kombinasi kode format untuk integer :
%ld, %li : long int
%hi                         : short int
%hu                       : unsigned short int
                %lu                         : unsigned long int
Format penampilan :
%i           : menampilkan semua digit rata kiri.
%Ni        : menampilkan semua digit rata kanan dengan lebar minimum N posisi.
%-Ni      : menampilkan semua digit rata kiri dengan lebar min N posisi.
%0Ni      : menampilkan rata kanan dengan lebar N digit, blank diisi dengan nol.
%+Ni     : menampilkan tanda positip pada numeric positip.
Menampilkan nilai pecahan
Kombinasi Kode format :
%lf atat %le atau %lg              : double
%Lf , %Le atau %Lg                  : long double
Format penampilan :
%f                                   :   menampilkan semua digit rata kiri.
%Nf atau % -Nf         : menampilkan semua digit rata kanan atau rata kiri dengan lebar minimum N digit.
%N.Mf              :   menampilkan semua digit rata kanan dengan lebar min N digit dengan M digit nilai di belakang koma..
%0Nf                 : menampilkan rata kanan dengan lebar minimum N digit, blank diisi dengan nol.
%N.0f                :   menampilkan semua digit rata kanan dengan lebar min N digit tanpa pecahan.
%.Mf                 : menampilkan nilai dengan M digit dibelakang desimal rata kiri.
#                         :   mencegah pembuangan angka-angka nol di belakang titik decimal.

¨       Menampilkan Nilai Hexadesimal dan Oktal
%#x                   :   menampilkan nilai hexa dengan tampilan diawali 0x
%#o                   :   menampilkan nilai octal         dengan tampilan diawali 0
¨       clrscr()              : perintah untuk membersihkan layar dan Prototype fungsi terdapat di file judul conio.h

¨       gotoxy(kol,bar) : mengatur posisi kursor pada kolom dan baris yang dituju.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS